Selasa, 27 September 2016

BINGKAI KEINDAHAN PADUROSO

" lihat sawah yuck bu,.. udah hijau banget,.. sekalian basashin kaki pake embun,.." 
Rumahku memang " mewah " mewah bukan dalam arti properti lho yhooo,.
mewah rumahku adalah " mepet sawah ",. alias di "trebisan ",..
Yha Rumahku di Belakang SDN Paduroso,

Masuk Gang Becek ( kalau hujan ),
Gelap ( kalau mati listrik),.

Tapi Alhamdulillah,..
Karena mewah,..udara rumahku cenderung sejuk,
karena sisi selatan ( belakang rumahku ) adalah hamparan Persawahan Bumi Paduroso,Luassss banget, ga habis di ujung mata memandang.

Dan disisi timur ( samping rumah ) , terhampar juga Perswahan bumi Paduroso, dengan dilatar belakangi Bukit Menoreh yang membentang dari sisi selatan ke utara,

Menapak Persawahan bumi Paduroso, yang masih basah oleh embun, menambah rasa segar di kesejukan dalam luasnya kehijauan.
aku dan istriku menapaki pematang menuju selatan, menuju puncak pandang, sawah di area ketinggian Paduroso,.
disini bisa melihat jauh ke semua penjuru angin,..
Aku paling senang bergerak ke arah sini, karena bisa memandang rumahku yang di latar belakang Gn Sumbing,. dan di sisi Barat daya kadang terlihat hamparan bebukitan pembatas Kota ku,. Bebukitan Desa Bruno ke barat sampai  terlihat samar Gn. Slamet dengan kepulan asap dari kawahnya,..


Yhaaa,..
Pagi ini kami manjakan kaki dan mata untuk dibasuh  kesegaran dan kesejukan,.
Menapaki pematang kearah selatan, melewati batas desa bumi Paduroso ke arah Kalikepuh,..
 Indahnya Bingkai Pagi di Paduroso, tempat tinggal ku.





Terucap untaian doa untuknya " Yha Robb,... berilah kesabaran untuknya,. berilah kekuatan dan kesehatan baginya, tambahkan juga keImanan dan ke Islamannya "




Yha Robb,..
Jangan kau kurangi Rahmat MU untuk Desaku dan Warganya
Tambahilah Rahmat dan Berkah MU bagi Desa dan Warga di kampung hamba.
disini di Bumi Paduroso




1 komentar:

Al Fakir mengatakan...

Rumahnya belakang sd paduroso? yg mana ya pak? Apa sebelah rumahnya pak jiweng?